Ada rekan saya mengeluh dengan ikan koinya yang mati.
Stelah di selidiki ternyata penyebabnya dari ikan koi yang baru 2 hari dibelinya dari salah satu rekannya juga. di ikan yang dia beli ternyata banyak kutunya. Biasanya para hobbyist
(pemula), koi yang baru masuk kekolam, mati dalam beberapa hari. Bahkan
yang lebih menyedihkan adalah koi lainnya menjadi sakit dan akhirnya
mati semua. Mengapa dan bagaimana sulusinya ?
Koi yang baru dibeli biasanya dibawa dengan dimasukkan dalam kantong plastik beroksigen. Dalam kondisi seperti itu bisa dipastikan bahwa koi dalam keadaan stress. Bagaimana tidak, dengan ruang yang teramat sempit dalam kantong, koi nyaris tidak dapat bergerak. Hal yang biasa terjadi bila koi meronta-ronta, dan hal yang biasa pula cara tsb digunakan untuk memindahkan koi.
2. Koi Stress rentan terhadap penyakit.
Sebagaimana manusia, koi juga memiliki ketahanan tubuh. Bila koi dalam keadaan sehat (fit), maka penyakit tidak mudah menyerang. Tetapi bila koi stress, maka akan mengurangi daya tahan tubuhnya dan sangat mudah terkena infeksi. Oleh karena itu yang harus diupayakan adalah menjaga agar koi tidak stress, atau minimal dengan mengkondisikan agar koi segera terlepas dari stress.
3. Menyingkat waktu transportasi koi.
Mengingat koi dalam kantong beroksigen dalam kondisi stress, maka sebisa mungkin, jangan terlalu lama membiarkan koi dalam kantong. Begitu sampai, segera lakukan tindakan untuk melepas koi.
4. Melepas koi dari dalam kantong.
Seperti kita ketahui baik dari nasihat lisan maupun informasi tertulis lainnya, melepas koi dari kantong perlu beberapa langkah antara lain, meletakkan koi masih dalam ikatan kantong diatas air kolam dan membiarkannya beberapa saat (lebih kurang 15-30 menit). Maksudnya untuk menyamakan suhu air didalam kantong dengan dikolam. Setelah itu buka kantong, dan rasakan suhu air didalam kantong dengan tangan, apakah telah relatip sama dengan suhu air dikolam. Bila dirasa suhunya sama maka tambahankan air kolam ke dalam kantong hingga penuh dan biarkan koi keluar dengan sendirinya. Cara tersebut sudah biasa dilakukan untuk menghindari perubahan kondisi air yang mendadak. Tetapi pertanyaannya adalah apakah dengan langkah-langkah tersebut sudah cukup menjamin kenyamanan bagi koi yang baru masuk kolam ? Jawabannya TIDAK. Mengapa demikian ?
5. Setiap kolam koi punya kualitas air yang berbeda.
Tidak ada satupun kolam koi yang sama persis kualitas airnya dengan kolam lain apalagi berbeda lokasi/tempat.
Kualitas air kolam di lokasi dealer, tentu berbeda dengan di kolam anda. Bila perbedaannya cukup significant, pastilah koi baru akan makin bertambah stress.
Tidak mungkin anda melakukan test air di kolam dealer setiap anda akan membeli koi. Apalagi bila kolam anda tidak dilengkapi dengan sistem filter yang memadai. Lalu apakah dengan adanya perbedaan kualitas air tersebut, kita tidak akan membeli koi selamanya? Jawabannya tentu saja TIDAK. Yang pasti, anda harus memahami hal ini. Bagaimana solusinya ?
6. Koi baru perlu proses karantina.
Tidak ada yang bisa menjamin koi yang baru anda beli, akan tetap hidup dikolam anda. Tetapi ada langkah2 yang bisa dilakukan untuk menekan kematian koi baru, yaitu dengan melalui proses karantina. Bolah saja bila ada yang menyatakan bahwa koi yang baru dibelinya sehat-sehat saja, tanpa harus dikarantina. Bagi saya itu adalah kasus yang kebetulan saja. Artinya tidak setiap hobbyist bisa melakukannya. Mungkin karena telah berpengalaman, atau kondisi kolamnya telah dilengkapi dengan system filter yang baik, atau memang koinya benar2 sehat yang berasal dari kolam dealer yang baik pula. Tapi saya yakin bila tidak berhati-hati dalam memperlakukannya, koi baru bisa menimbulkan masalah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar